Merpatiku

kendati engkau berselisih maka tak akan aku ambil alih
kendati engkau puncak bersilat tidak akan kudamba cacat
kendati engkau riuh kembangkan guruh tidak akan kujadikan biru
kendati engkau maki bersibak tak akan kujadikan serak
Powered by Blogger.
RSS

Mimpi

Seperti sebuah mimpi, nyata sesaat namun kemudian hilang selamanya. Kepasrahan bukan sebuah jalan untuk menjadikan diri ini sebagai seseorang yang tangguh. Kepasrahan hanya akan membuat perenungan panjang, dimana jalan yang akan ditempuh semakin lama semakin buram. Bukan, bukan itu jalannya. Ketika hidup dihadapkan pada pilihan-pilihan, maka sebuah pilihan akan ditempuh dan dijalani segala resikonya, dan bukan merengek agar Tuhan memberikan keluasaan emas pada diri.
Pernyataan dan kenyataan kadang tidak sejalan, bahkan kadang bersisipan pandang. itulah yang kemudian dijadikan sebagai sebuah harapan sekaligus energi emas, bahwa esok hari akan selalu lebih baik dibandingkan hari ini dan hari kemarin. Namun untuk menyesuaikan pernyataan dan kenyataan sejatinya sangat tidak mudah. Hanya untuk menyatakan kata "Ya" dan "Tidak", butuh waktu berbulan bahkan bertahun perenungan. Sulitnya dua kata itu diucapkan seperti sulitnya menampakkan diri pada sesuatu yang bukan dunia kita.
Anehnya, apa kubenci dan hindari seolah menjadi pendorong untuk munculnya kenyataan itu di hadapan. Mungkin bener apa yang sering dikatakan temen, gething bakal nyanding. Seringkali aku ketawa sendiri, dan bertanya-tanya, apa memang benar demikian??? Entahlah. Yang jelas hidup akan selalu berlangsung dengan atau tanpa ....
Mimpi itu sudah menjelma pagi. Semangat dibangun kembali oleh hati nurani. Pada waktunya nanti akan tercipta elegi penuh kasih...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment